Archive for September 2016

  • ARSENA Pioneer

    1
    ARSENA PIONEER
    (Arena Seni Anak Pioneer)
              Di Sekolah Pioneer sering di adakan Acara-acara besar, setiap 1 tahun sekali di sekolah Pioneer mengadakan ARSENA(Arena Seni Anak) yang dulunya bernama EXPO tetapi telah di ganti, dan kali ini adalah ARSENA yang ke-3 di dalam acara itu diadakan Lomba-lomba, diantaranya ada:
    1.     Lomba Mewarnai
    2.    Lomba Puitisasi Al-Qur’an
    3.    Lomba Busana Muslim
    4.    Lomba Tahfidz(juz 30)
    5.    Lomba Menggambar
    6.    Lomba Gerak dan Lagu
    Yang berlomba di acara itu adalah anak-anak TK di Kec. Limo, di acara itu juga diadakan Bazar yang biasanya orang-orang berjualan disana mereka berjualan Makanan, Minuman, Buku-buku,dll.

    Diacara itu juga anak-anak pioneer yang terutama anak-anak Ekschool menampilkan bakat-bakat mereka masing-masing, salasatunya anak-anak Ekschool Musik, Taekwondo, dll.

    Tidak hanya murid dan guru-guru saja yang sangat berantusias untuk menyukseskan acara itu tetapi para Wali murid juga sangat bersemangat untuk membantu menyukseskan acara itu.

    Di acara tahun lalu yang tampil adalah Pidato, Tekwondo, Nasyid, dan ada Band dari Sekolah Pioneer Contohnya: Tim Kholifah. Mereka sangat bersemangat untuk tampil dan hasilnya pun sangat memuaskan. Di tahun ini acaranya akan di laksanakan pada tanggal 15 Oktober2016 (tanggal bisa berubah).

    Jika kalian penasaran dengan acara-acara di Pioneer segeralah mendaftarkan Anak/Saudara/Keponakan anda di Sekolah Pioneer untuk menjadi anak didik, dijamin pasti seru.

    Ujung perumahan Lemigas Blok.Tengki RT 05/06 No.35,Kel. Meruyung Kec.Limo-Depok.

    Tlp. 02177882014
  • Kisah dua ekor Unta

    4
    Di suatu Desa, hiduplah seorang Kakek tua yang ingin mencari tempat tinggal. Ia membawa 2 ekor unta, kakek itu memberi nama untanya Gala dan Galu.
              Gala membantu kakek tersebut membawa  2 karung Garam, dan Galu membawa barang-barang keramik. Setelah semuanya selesai maka ia pun berangkat dengan menuntun 2 ekor untanya.
              Kakek dan 2 ekor untanya melewati jalan setampak, semak belukar, dan bukit. Hari beranjak siang, perjalanan yang di tempuh sudah cukup jauh. Lalu, sampailah mereka di sebuah sungai yang sangan besar. Namun kelihatannya, sungai itu tidak dalam, dan arus sungainya kecil.
    Di seberang sungai terlihat sebuah Desa yang beberapa rumah tampak tidak dihuni. Sayangnya, tidak ada jembatanyang menghubungkan ke Desa itu. Satu-satunya jalan menuju Desa itu dengan menyeberangi Sungai, karena kalau memutar dan mencari jembatan terlebih dahulu maka mereka akan kemalaman.
    Setelah menempuh perjalan yang cukup jauh, Kakek itu merasa sangat letih dan perlu beristirahat sejenak.  Selain itu, ia memberikan kesempatan untuk kedua untanya minum di sungai. Kakek itu bersandar di bawah pohon yang besar dan rindang sambil melihat kedua ekor untanya turun ke sungai untuk minum air.
    Gala turun terlebih dahulu. Ia tidak hanya minum untuk menhilangkan hausnya , tapi juga menenggelamkan badannya untuk menghilangkan gerah. Gala berjalan ke tengah sungai dam merendamkan badannya sampai yang terlihat hanya kepalanya.garam yang dia angkut lama-kelamaan menyusut karena terkena air. Ia pun terus merendamkan badannya sampai garam yang dia angkut habis. Merasa beban yang di bawanya menjadi ringan, ia pun bangkit dan berjalan sampai tepian sungai. Ia merasa senang karena beban yang di angkut hilang dan badannya kini terasa sangat ringan.
    Galu merasa heran melihat beban yang di angkut Gala hilang. Ia pun mengikuti apa yang di lakukan Gala. Ia merendam badannya ke dasar sungai sampai…..

    Mau tau kelanjutannya..? Tunggu lanjutannya besok ya…!

  • Copyright © - Hanya Informasi Devira

    Hanya Informasi Devira - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan